Temu Akbar Pramuka Penegak Pandega (TEBAR PRAGADE) sebagai Implementasi Pendidikan Kepramukaan Berbasis Karakter, Budaya, dan Sinergi Racana
TEMU AKBAR PRAMUKA PENEGAK PANDEGA (TEBAR PRAGADE) SEBAGAI IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN BERBASIS KARAKTER, BUDAYA, DAN SINERGI RACANA
Pendidikan kepramukaan merupakan
salah satu bentuk pendidikan nonformal yang memiliki peran strategis dalam pembentukan
karakter generasi muda Indonesia. Melalui Gerakan Pramuka, peserta didik dibina
agar memiliki kepribadian yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa
patriotik, disiplin, mandiri, serta memiliki kepedulian sosial dan lingkungan.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka
menegaskan bahwa pendidikan kepramukaan berfungsi sebagai wahana pembinaan dan
pengembangan kaum muda yang dilaksanakan secara terencana, berjenjang, dan
berkelanjutan .
Dalam kerangka tersebut, Pramuka
Penegak dan Pandega sebagai golongan lanjut membutuhkan kegiatan pembinaan yang
tidak hanya bersifat rutin, tetapi juga menantang, kolaboratif, dan relevan
dengan perkembangan sosial serta budaya. Salah satu bentuk kegiatan strategis
yang menjawab kebutuhan tersebut adalah Temu Akbar Pramuka Penegak Pandega
(TEBAR PRAGADE) Angkatan 5 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dewan Racana
Arung Palakka–Besse Kajuara Gugus Depan Bone 21.085–21.086 PGSD Bone FIP
Universitas Negeri Makassar.
Kegiatan TEBAR PRAGADE dirancang
sebagai ruang pertemuan besar antar-racana yang bertujuan memperkuat
persaudaraan, meningkatkan kapasitas diri anggota, serta menumbuhkan semangat
sinergi dalam bingkai nilai-nilai kepramukaan dan kearifan lokal.
Landasan
dan Dasar Pemikiran
Pelaksanaan TEBAR PRAGADE Angkatan
5 berlandaskan pada beberapa dasar hukum dan organisatoris, antara lain
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, Anggaran Dasar dan
Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka hasil Musyawarah Nasional X Tahun 2018,
serta Program Kerja Dewan Racana ARPAL–BESKAR Masa Bakti 2025–2026 . Selain
itu, kegiatan ini juga didasarkan pada hasil rapat pengurus dan adat istiadat
Racana ARPAL–BESKAR yang menjadi identitas serta pedoman perilaku anggota
racana.
Dasar pemikiran tersebut menegaskan
bahwa TEBAR PRAGADE bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari
proses pendidikan kepramukaan yang terencana dan memiliki nilai edukatif,
sosial, dan kultural yang kuat.
Konsep,
Tema, dan Tujuan Kegiatan
TEBAR PRAGADE Angkatan 5 Tahun 2026
mengusung tema *“Warisan Siri’, Semangat Muda: Tebar Pragade Menuju Sinergi
yang Nyata, Merajut Persaudaraan, Bersatu dalam Karya di Bumi Arung Palakka”*.
Tema ini mencerminkan integrasi antara nilai budaya lokal Sulawesi Selatan,
khususnya nilai **siri’** sebagai simbol harga diri dan kehormatan, dengan
semangat kepemudaan dan kolaborasi antar-racana.
Tujuan
pelaksanaan kegiatan ini meliputi:
1.
Mempererat silaturahmi dan persaudaraan antar Dewan Racana.
2.
Meningkatkan solidaritas dan kerja sama antaranggota Pramuka Penegak dan
Pandega.
3.
Menjadi wadah pertukaran pengalaman, gagasan, dan praktik baik antar-racana.
4.
Merealisasikan program kerja Dewan Racana ARPAL–BESKAR Masa Bakti 2025–2026
secara terukur dan berkelanjutan .
Bentuk,
Peserta, dan Pelaksana Kegiatan
Kegiatan TEBAR PRAGADE dilaksanakan
pada tanggal 8–11 Januari 2026 bertempat di Kampus VI Universitas Negeri
Makassar. Pelaksana kegiatan adalah Pengurus Dewan Racana ARPAL–BESKAR yang
dibentuk dalam suatu reka kerja sebagai struktur kepanitiaan teknis.
Peserta kegiatan terdiri atas Dewan
Racana yang berpangkalan di Fakultas Ilmu Pendidikan UNM dengan jumlah per
racana sebanyak 20 orang, terdiri dari anggota putra dan putri. Komposisi ini
mencerminkan prinsip kesetaraan dan kebersamaan dalam pendidikan kepramukaan.
Bentuk kegiatan dirancang secara
variatif dan terintegrasi, meliputi kegiatan umum, kegiatan wawasan, kegiatan
bakti masyarakat, serta kegiatan rekreasi. Pendekatan ini bertujuan mengembangkan
aspek kognitif, afektif, dan psikomotor peserta secara seimbang.
Rangkaian
Kegiatan dan Pedoman Teknis
Rangkaian kegiatan TEBAR PRAGADE
disusun secara sistematis dalam Manual Kegiatan TEBAR PRAGADE yang berfungsi
sebagai pedoman teknis pelaksanaan. Kegiatan dimulai dengan registrasi ulang
dan pendirian tenda, dilanjutkan dengan dinamika kelompok sebagai sarana
pembentukan kebersamaan dan komunikasi antar peserta.
Agenda selanjutnya meliputi
pembukaan resmi, penyampaian materi kebudayaan dan kepramukaan, kunjungan
wisata budaya, pelatihan gabungan di sekolah dasar (LATGAB), forum diskusi
PRAGADE, pentas seni, hingga penutupan kegiatan dan peresmian tanda tangan peserta
. Manual kegiatan juga mengatur ketentuan perlengkapan, kedisiplinan waktu,
serta kewajiban peserta untuk membawa alat tulis dan menyiapkan penampilan seni
sebagai bentuk partisipasi aktif.
Nilai
Edukatif, Sosial, dan Budaya
TEBAR PRAGADE memiliki nilai
edukatif yang kuat melalui penyajian materi kebudayaan dan kepramukaan yang
bertujuan memperluas wawasan peserta. Kegiatan bakti masyarakat dan pelatihan
di sekolah dasar menjadi sarana pengabdian yang melatih kepedulian sosial serta
tanggung jawab sebagai anggota Gerakan Pramuka.
Selain itu, kegiatan wisata budaya
dan pentas seni menjadi media pelestarian budaya lokal sekaligus pengembangan
kreativitas peserta. Dengan demikian, TEBAR PRAGADE berperan sebagai wahana
pendidikan karakter yang mengintegrasikan nilai budaya, sosial, dan kepemudaan
dalam satu kesatuan kegiatan.
Temu Akbar Pramuka Penegak Pandega
(TEBAR PRAGADE) Angkatan 5 Tahun 2026 merupakan kegiatan strategis dalam
mendukung tujuan pendidikan kepramukaan sebagaimana diamanatkan dalam
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010. Dengan perencanaan yang matang, pelaksanaan
yang terstruktur, serta berlandaskan nilai budaya dan kepramukaan, TEBAR
PRAGADE diharapkan mampu melahirkan Pramuka Penegak dan Pandega yang
berkarakter, berwawasan luas, serta mampu bersinergi dalam karya nyata bagi
masyarakat dan bangsa.
BalasHapusMenjaga Warisan Demi menjaga kehormatannya , Ikhlas Bakti Bina Bangsa Ber Budi Bawa Laksana … Salam Pramuka 🫡